Bertahan di tengah cobaan ...

Friday, June 27, 2008

Bismillaahirrahmaanirrahiim ...

Dear All, apa kabar semuanya?
Saya berdo'a semoga teman-teman semua dalam keadaan sehat wal'afiat dan tentunya senantiasa fantastis, amiin.

Sudah lama saya tidak menyapa teman-teman lewat artikel yang saya tulis di blog ini. Bahkan tak terasa sudah hampir 2 bulan lamanya. 2 bulan yang kami rasakan sangat panjang dan melelahkan ...

Terus terang saat ini kami sedang mencoba bertahan dengan semua ujian yang Allah berikan kepada keluarga kami. Sejak adik kandung saya dinyatakan gagal ginjal 2,5 bulan lalu dan juga beberapa ujian lainnya yang tidak bisa saya kemukakan, konsentrasi saya dan keluarga kami benar-benar terpecah. Ujian-ujian ini terasa berat khususnya dirasakan oleh kedua orangtua saya yang sudah melewati usia 60 tahun. Antara takut kehilangan, beban fikiran, mental dan biaya pengobatan yang mendera di 2,5 bulan ini mengiringi degup jantung yang sering dipacu tatkala adik menghadapi situasi genting ketika mengikuti terapi pengobatan.

Puncaknya adalah Minggu lalu ketika kami benar-benar dibuat sport jantung ketika adik saya dalam kondisi kritis sementara fasilitas pertolongan di tempat dia terapi saat itu sedang penuh. Ketika ia berjuang ditengah nafasnya yang tersengah-sengah sambil menunggu kedatangan ambulance, untuk beberapa saat ia sempat menghilang menyisakan derai tangis kedua orangtua kami yang saat itu menemani. Namun alhamdulillah dengan izin Allah, ia bisa kembali tersadar dan terselamatkan meski dia sudah sempat merasa melayang dan melihat tubuhnya sendiri sebelum akhirnya dia terjaga kembali dalam keadaan sesak nafas ...

Duhai Allah, sesungguhnya kami semua adalah milik-Mu.
Dan kami menyadari kapanpun ketika ajal kami sudah tiba maka tiada sesuatu pun yang bisa menghalangi takdir-Mu.

Namun sebagai hamba-Mu yang dhaif, kami bermunajat pada-Mu ya Allah sekiranya dengan izin dan karunia-Mu adik hamba bisa bertahan dan diberikan umur yang panjang maka sehatkanlah ia ya Allah yang Maha Penyembuh agar ia kelak bisa kembali menafkahi istri dan anaknya yang saat ini masih belum genap setahun usianya.


.....

Dear All, kami menyadari bahwa semua ujian yang Allah berikan adalah dalam takaran kemampuan hamba-Nya. Meski terasa berat namun kami meyakini sepenuhnya bahwa kami tidak sendiri; kami senantiasa ditemani do'a dari segenap keluarga dan juga karunia Allah sepanjang nafas kami ini berhembus ...

Dan kepada para TDA-ers, saat ini saya dan istri sedang mencoba kembali bangkit mengingat dalam 2 bulan terakhir, konsentrasi kami menjalankan bisnis juga terpecah. Namun insyaAllah kami masih memiliki kesempatan menjelang 3 bulan terakhir sebelum panen lebaran tahun ini. Meski istri belum sepenuhnya leluasa untuk mengontrol bisnis offline dan online mengingat konsentrasinya pada bayi kecil kami yang belum genap 2 bulan dan begitu pula saya dengan kesibukan kantor yang sangat padat hingga bulan Agustus nanti, namun sekali lagi dengan "bismillah" kami yakin kami bisa menorehkan yang terbaik untuk panen tahun ini, amiin.

Dan kepada seluruh sahabat dan saudaraku, kami mohonkan do'anya agar kami bisa bertahan di tengah cobaan yang kami hadapi saat ini, amiin. InsyaAllah kami akan tetap bersemangat ... semangat dan tetap semangat !

Jazakallah khairan katsira ...

Our best Regards

Teguh dan Tina
beserta si kecil Fauzan dan Fahrezy

2 comments:

Zoelpha said...

Semoga Allah memudahkan jalan bagi Pak Teguh dan keluarga dalam melewati semua ujian ini. Saya yakin Pak Teguh dan keluarga adalah orang-orang terpilih untuk melewati ujian ini sehingga bisa naik kelas ke peringkat yang lebih tinggi lagi. Amin ya Allah dzat yang Maha Pemberi Pertolongan.

Mukhlis said...

Semoga Allah segera memberi kesembuhan buat sang adik dan memudahkan segala urusan bang Azmi dan keluarga...Amiiin